Tonggak Baru Prodi PWK Untag Samarinda: Resmi Menjadi Anggota ASPI ke-108 pada Rapat Tahunan Anggota dan Workshop ASPI 2026 di UGM
Yogyakarta – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Teknik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda kembali menorehkan capaian penting dalam penguatan kelembagaan dan jejaring akademik nasional. Pada 14–16 Juli 2026, Prodi PWK Untag Samarinda mengikuti Rapat Tahunan Anggota dan Workshop Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) 2026 yang diselenggarakan di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Momentum tersebut menjadi semakin istimewa karena dalam kegiatan ini Prodi PWK Untag Samarinda resmi diterima sebagai anggota ASPI ke-108. Hingga tahun 2026, ASPI menghimpun 113 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keanggotaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Prodi PWK Untag Samarinda dalam mengembangkan pendidikan perencanaan wilayah dan kota yang berkualitas, adaptif, serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan.
Rapat Tahunan Anggota membahas berbagai agenda strategis organisasi, termasuk penguatan peran ASPI dalam peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), serta kolaborasi antarlembaga. Sementara itu, Workshop ASPI 2026 menghadirkan diskusi mengenai inovasi pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi lulusan yang relevan dengan tantangan pembangunan wilayah dan perkotaan.
Keikutsertaan dan keanggotaan resmi dalam ASPI menjadi langkah strategis bagi Prodi PWK Untag Samarinda untuk memperluas jejaring akademik nasional, meningkatkan kolaborasi tridarma perguruan tinggi, serta memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan. Melalui capaian ini, Prodi PWK Untag Samarinda berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu perencanaan wilayah dan kota serta menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan di Indonesia.


































